SD 6: Menyiapkan Presentasi Duta ASEAN

Pada pelajaran IPS di kuartal ini, kelas 6 belajar mengenai negara-negara ASEAN. Kami berkenalan dengan letak negara-negara tersebut, kenampakan alam dan buatan, serta membandingkan keadaan sosial dan ekonomi antar negara-negara tersebut. Tetapi kami tidak hanya duduk manis mendengarkan Ibu Guru berbicara.

Murid-murid diminta membuat presentasi sesuai dengan negara yang didapat. Ceritanya, mereka adalah finalis Duta ASEAN. Di ajang ini, kami akan melakukan presentasi untuk menarik para investor dan turis datang ke negara kami. Nah, Ibu Guru membebaskan para murid untuk memilih format presentasi yang akan dilakukan. Sebagian besar murid lantas memilih untuk membuat slideshow.

Karena tugas ini dilakukan secara berkelompok, maka murid-murid pun diizinkan membawa komputer atau tablet ke sekolah. Seru sekali! Setiap kelompok hanya membawa 1 komputer. Tentu saja untuk menghindari keruwetan penggunaan stop kontak, selain meja kerja yang terbatas.

Saat bekerja, Ibu Guru berkeliling untuk membantu dan memastikan kelengkapan informasi yang dimasukkan para murid. Ibu Guru kagum sekali! Ternyata murid-murid SD 6 sudah lihai menggunakan perangkat membuat presentasi. Sebagian besar menggunakan Microsoft PowerPoint. Ada pula yang menggunakan tablet. Mereka terlihat luwes ketika mengetik, memasukkan gambar, mengubah tampilan slide, maupun memasukkan animasi ke dalam slide. Ckckck, luar biasa memang SD 6!

Para murid asyik menyusun presentasi ASEAN

Para murid asyik menyusun presentasi ASEAN

Tetapi ada pula yang masih membuat dengan cara ‘tradisional’. Mereka menggunakan papan styrofoam dan kertas konstruksi warna-warni. Tidak apa-apa. Yang penting penyajiannya tetap menarik 🙂 Setiap kelompok juga sudah menyiapkan properti pendukung presentasi seperti: kostum, mata uang asli, sampai makanan khas (yang konon akan dibagi-bagi).

Ibu Guru jadi tidak sabar menanti hari presentasi SD 6! 🙂

 

Advertisements

About blogkembang

"Sebuah sekolah dimana anak dapat tumbuh menjadi seorang yang gemar belajar dengan rasa bahagia dan antusias sepanjang hidupnya dan dimana setiap guru dapat menghadirkan perubahan"

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: