SD5 IPA: Sistem Pernapasan Kita

Bertemu lagi dengan kami di kuartal tiga!

Fiuuhhh… Kuartal ini jadwal kami penuuuhhh sekali. Kami harus mempersiapkan diri untuk mengisi pertunjukan sekolah, tugas-tugas semakin menantang, cuaca pun menguji daya tahan. Tapi tetap ceria dong mengikuti aktivitas di kelas ūüôā

Tema besar IPA pada kuartal ini adalah organ-organ tubuh dan cara kerjanya. Saat di kelas 4 dahulu, kami telah mengenal rangka tubuh, serta panca indera. Nah, di kelas 5 ini, kami belajar mengenai kerjasama antar bagian-bagian tubuh tersebut sehingga kita dapat melakukan berbagai aktivitas sehari-hari dengan nyaman. Tepatnya, kami mengenal sistem pernapasan, sistem peredaran darah dan sistem pencernaan dalam tubuh kami sendiri.

Tema sistem pernapasan dibuka dengan menonton video. Berkali-kali terlontar pertanyaan dan celetukan, sehingga video perlu dipause untuk berdiskusi. Kami jadi tahu bahwa organ utama pernapasan manusia adalah hidung, tenggorokan, serta paru-paru.

Sambil menonton, terdengar komentar di sana-sini. ‚ÄúTernyata manusia bisa hidup hanya dengan satu paru-paru!‚ÄĚ ‚ÄúOoh… Itu toh alasannya kita sebaiknya tidak makan sambil bicara.‚Ä̬† Kami jadi tahu alasan ilmiah mengenai hal-hal yang terjadi pada tubuh kami, seperti sendawa, tersedak, pilek, dsb.

Image

Tentunya praktek akan membuat kami semakin paham. Tentunya kita telah mengetahui bahwa apabila manusia menarik napas akan menghirup oksigen,   dan saat menghela napas akan mengeluarkan karbondioksida.

Maka, kami  mencoba membuktikan adanya karbondioksida saat menghela napas. Caranya mudah: sediakan dua mangkuk berisi larutan air kapur. Berikutnya, hembuskan napas melalui sedotan ke dalam salah satu mangkuk. Bandingkanlah! Larutan yang banyak mengandung karbondioksida akan berwarna lebih keruh.

Image

Kami juga membuat model (sebelah) paru-paru menggunakan botol plastik, sedotan, dua buah balon dan plastisin. Dengan didampingi para guru (seperti biasa, guru dari kelas lain ikut turun tangan membantu), kami mengikuti langkah-langkah pengerjaan dengan cermat.

Langkah pertama, potong sedikit bagian bawah botol plastik. Selanjutnya, ikatlah sebuah balon pada ujung sedotan. Kemudian, tempatkan sedotan dalam botol. Rekatkan menggunakan plastisin pada mulut botol agar sedotan tidak bergeser.

Image

Terakhir, potong sedikit mulut balon yang tersisa. Pasang balon ini menutupi lubang pada bagian bawah botol plastik. Model paru-parumu sudah jadi!

Image

Ternyata, apabila balon pada bagian bawah ditarik, balon di dalam akan mengembang. Apabila balon dilepas, balon di dalam akan mengempis. Kami     pun berdiskusi, organ pernapasan apa yang dilambangkan oleh percobaan ini? Tahukah kamu?

*Jawaban:    botol plastik  =  rongga dada

sedotan  =  tenggorokan

balon dalam botol  =  paru-paru

balon di bagian bawah botol  =  diafragma

Advertisements

About blogkembang

"Sebuah sekolah dimana anak dapat tumbuh menjadi seorang yang gemar belajar dengan rasa bahagia dan antusias sepanjang hidupnya dan dimana setiap guru dapat menghadirkan perubahan"

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: