SD 6: Pameran Museum Sejarah Perang Kemerdekaan

Pada kuartal 1 yang baru saja berlalu, SD 6 belajar dengan tema Saya, Pecinta Sejarah. Dari judul temanya, pasti sudah ketahuan apa yang dipelajari ya.. Betul sekali, kami belajar mengenai sejarah Indonesia. Tepatnya, perjuangan mempertahankan kemerdekaan di berbagai daerah di Indonesia.

Di awal kegiatan belajar, kami mengulas kembali peristiwa Proklamasi yang telah dipelajari di kelas 5. Setelah itu, kami membuat linimasa. Tetapi bukan linimasa biasa! Kami membuat linimasa raksasa!

Linimasa ini kami susun bersama-sama di kelas, melalui permainan tebak-tebakan. Ibu Guru menyusun tiga meja yang terdiri dari nama peristiwa, deskripsi, dan gambar. Kami harus mengambil pasangan yang terdiri dari tiga serangkai tersebut. Syaratnya? Tentu harus mengambil pasangan yang tepat.

Permainan berlangsung cukup seru karena (pastinya) ada teman-teman yang tidak mengambil pasangan yang tepat. Tetapi, dengan kerjasama yang baik, akhirnya kami berhasil mencocokkan setiap gambar, nama, dan deskripsi peristiwa. Bravo untuk kami!

Ibu Guru kemudian menyiapkan sebuah kertas cokelat besar. Kami menempelkan setiap peristiwa secara kronologis. Setelah selesai, kami menyalin linimasa tersebut ke sebuah karton A4 yang telah disediakan.

Sepanjang belajar sejarah ini, kami melakukan berbagai kegiatan. Ada pesan berantai, ada membaca koran tua, mengerjakan LK, dan ada pula Pop Quiz setiap minggu. Ugh! Meskipun begitu, kami tahu bahwa tujuannya adalah membantu kami mengingat fakta-fakta penting pergerakan mempertahankan kemerdekaan.

Di penghujung tema, kami mulai menyiapkan ‘artefak’ atau koleksi yang akan kami sajikan di pameran museum. Ya, evaluasi untuk tema ini berupa pameran! Kelas kami dibagi menjadi dua kelompok dengan tema berbeda: Museum Diplomasi Kemerdekaan dan Museum Perjuangan Fisik. Setiap kelompok berdiskusi mengenai pembagian kerja, menyiapkan permainan untuk pengunjung, dan membuat suvenir.

Persiapan ini kami lakukan di sekolah. Meskipun tampaknya tugas ini ‘ringan’, tetapi kami tetap harus mempersiapkan dengan serius. Semua koleksi, permainan, dan suvenir harus sudah selesai pada H-3. Dan kami berhasil melakukannya!

Satu hari sebelum hari H, kami turun ke aula untuk mempersiapkan museum kami. Setiap anak membawa meja untuk tempat pameran. Satu meja akan diisi oleh dua anak. Ibu Guru memisahkan aula menjadi dua tempat dengan pembatas berupa kain biru yang digantungkan di kawat.

Pada hari H, kami melakukan persiapan akhir untuk pameran. Mulai dari menghias meja dengan taplak batik, menata suvenir dan permainan untuk pengunjung, serta, tentunya, menghafalkan materi yang akan kami sajikan.

Tepat pukul 10.00, Ibu-Ibu Guru penguji mendatangi kami satu per satu untuk meminta penjelasan mengenai hasil karya kami. Kami juga harus dapat menjelaskan rincian peristiwa yang kami sajikan. Ada yang grogi, tapi ada pula yang lancar sekali menjelaskan. Tetapi, sebagaian besar dari kami sukses menjelaskan pamerannya. Kami senang sekali!

Pada saat pameran, pengunjung kami banyaaaaak sekali! Mereka terlihat antusias, bahkan berusaha membeli barang-barang yang dipamerkan. Hihihi…. Sayang sekali barang-barang tersebut tidak dijual, ya, Dik.

Ada teman-teman yang mendampingi para pengunjung yang ingin bermain. Ada pula yang sibuk berjualan suvenir pedang-pedangan. Sebagian kecil menjaga meja-meja pameran sambil menjawab pertanyaan pengunjung. Oh lelahnya!

Seiring dengan bunyi bel masuk kelas, pameran kami pun berakhir. Senang sekali rasanya! Meski lelah, kami puas sekali dengan hasil pameran ini. Selain membuat kami tidak deg-deg-an, evaluasi model ini juga membuat kami belajar tentang kerja sama, manajemen waktu, dan disiplin diri. Oh ya! Kami juga senang karena ada pemilihan Museum Favorit Pengunjung. Pemenangnya adalah kelompok Museum Diplomasi Kemerdekaan 🙂

Terima kasih telah membaca! Sampai bertemu di kisah kami selanjutnya!

L1090777

Menilai koleksi museum

L1090780

Suvenir museum: kartu pos dan ‘pisau’ kertas

L1090781

Suvenir: pembatas buku dan pedang-pedangan dari styrofoam

L1090788

Menemani adik kelas menggambar kartu pos

L1090789

Melihat-lihat koleksi museum

L1090793

Mengikuti permainan berhadiah

L1090797

Memberikan suara untuk museum favorit

L1090803

Aspic berbelanja suvenir

L1090773

Perispan sebelum pameran

Advertisements

About blogkembang

"Sebuah sekolah dimana anak dapat tumbuh menjadi seorang yang gemar belajar dengan rasa bahagia dan antusias sepanjang hidupnya dan dimana setiap guru dapat menghadirkan perubahan"

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: