Cerita Guru: Ibu Weni, SD3

Ibu Weni, Guru SD3

Ibu Weni, Guru SD3

Sedikit berbeda dengan kebanyakan guru yang termotivasi mendedikasikan dirinya menjadi pendidik karena cita – cita luhur mereka untuk mencerdaskan anak bangsa, saya termotivasi menjadi guru karena hal yang dapat dikatakan cukup egois. Sejak kecil, saya selalu ingin menjadi guru karena saya yakin dengan menjadi guru saya dapat masuk surga.

Sebuah komik bergambar mengenai kehidupan setelah kematian yang saya baca ketika saya berusia delapan tahun begitu membekas dipikiran saya. Hal yang paling saya ingat, orang yang memiliki amalan ilmu yang diamalkan dapat masuk surga. Pikiran sederhana saya kala itu memberitahu saya dengan menjadi guru saya akan dapat masuk surga.

Seiring dengan berjalannya waktu, saya menyadari bahwa menjadi pendidik adalah hal yang ingin saya lakukan sepanjang hidup saya. Menjadi pendidik ternyata bukan hanya membagi ilmu tapi menambah berjuta pengetahuan dan pengalaman unik. Dapat melihat wajah – wajah takjub dari anak – anak ketika saya mengajarkan hal yang bagi kebanyakan orang adalah hal biasa, selalu berhasil membuat saya tersenyum.

Salah satu momen mengesankan bagi saya adalah ketika saya mendengar murid – murid saya berkata “Kami sudah tahu tentang peristiwa Bandung Lautan Api, Bu Weni kan sudah pernah mengajarkan hal itu.” Ketika itu rasa lelah saya karena harus mengerjakan pekerjaan administratif guru yang tidak dapat dianggap enteng langsung hilang. Ternyata murid – murid mendengarkan saya. Ternyata murid – murid belajar sesuatu dari saya.

Tentu saja ada banyak hal yang masih perlu saya pelajari dan perbaiki sebagai guru. Saya termasuk guru baru yang belum memiliki jam terbang tinggi dalam mengajar. Saya akan terus berusaha memperbaiki diri saya sebagai guru, karena seperti yang dikatakan oleh salah satu dosen saya, untuk menjadi pendidik yang baik seseorang harus mengetahui banyak hal dan menjadi ahli dalam berbagai bidang dalam waktu yang bersamaan.

Advertisements

About blogkembang

"Sebuah sekolah dimana anak dapat tumbuh menjadi seorang yang gemar belajar dengan rasa bahagia dan antusias sepanjang hidupnya dan dimana setiap guru dapat menghadirkan perubahan"

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: