Mengamati, Fakta, dan Opini

Minggu lalu, kami diajak berkeliling sekolah. Setiap hari, bisa dikatakan kami juga sudah mengelilingi sekolah, sih, tapi kali ini ada yang berbeda. Ibu guru meminta kami melakukan pengamatan. Kami harus lebih jeli lagi memperhatikan apa yang terjadi di sekitar kami dengan cara memaksimalkan indera penglihatan, pendengaran, peraba, dan penciuman 🙂

Kami dibagi ke dalam lima kelompok yang kemudian akan mengamati lima area yang berbeda di sekolah. Kelima area itu adalah Playground, Kelompok Bermain B, Kelompok Bermain C, Aula SD, dan Aula TK. Kami membawa buku dan alat tulis untuk mencatat hasil pengamatan kami.

Saat mengamati, kami diijinkan untuk berpencar, selama masih berada di dalam area tugas kami. Kami juga diminta untuk mencatat hasil pengamatan sebanyak-banyaknya, sebab catatan itu nanti akan digunakan untuk membuat tulisan pendek mengenai keadaan lokasi yang telah kami amati tadi.

IMG_9118

Mencatat hasil pengamatan di Aula SD

IMG_9124

Mencatat hasil pengamatan di Playground

IMG_9123

Mencatat hasil pengamatan di Kelompok Bermain A

IMG_9116

Pengamatan di Aula TK

IMG_9119

Serius mencatat hasil pengamatan di Kelompok Bermain C

Setelah selesai mengamati dan membuat tulisan pendek, tugas selanjutnya adalah menulis fakta dan opini yang berhubungan dengan lokasi yang diamati tadi.

 

FaktaOpini1

Menurut saya, dua kipas angin itu cukup.”

 

FaktaOpini2

Ada 18 anak yang sedang belajar di Aula SD”

 

FaktaOpini3

Di Aula TK terdapat 6 bola warna-warni.”

 

FaktaOpini4

Menurut saya, di kelas ini spidolnya sudah rapi dan disimpan oleh guru.”

 

FaktaOpini5

Sebaiknya jemurannya (lukisan) di luar, agar lukisan yang dijemur cepat kering.”

 

Sekarang, kami sudah dapat membedakan fakta dengan opini. Kami juga tahu bahwa tiap orang memiliki opini yang berbeda-beda, dan itu tidak apa-apa. Kita boleh saja memiliki opini sendiri, tapi kita juga  harus belajar menghargai opini orang lain yang mungkin berbeda dengan kita.

Sampai jumpa!

Advertisements

About blogkembang

"Sebuah sekolah dimana anak dapat tumbuh menjadi seorang yang gemar belajar dengan rasa bahagia dan antusias sepanjang hidupnya dan dimana setiap guru dapat menghadirkan perubahan"

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: